Senin, 15 Desember 2014

Detik-detik Desember

dipersembahkan untukmu, sang pencipta karya fiksi :3



(10-12-14 Bandung)
I
Bukan hujan yang aku tunggu
Bukan juga awan pekat dan gerimis
Waktu yang berjalan maju dan saksi yang bisu
Awal mula perkara hitam seorang sosialis

Aku hanya menunggu dentingan jarum jam
Namun bukan juga itu yang aku tunggu setiap malam
Aku juga menunggu matahari terbit lalu tenggelam
Tapi salah! Aku juga tak menunggu itu di dalam kelam

Melati, sudahkah ia tumbuh?
Memutih dan semakin bercahayakah?
Aku tau,tak pantas untuk meragu
Bahkan lembut itu adalah nyata tak semu

II
  Nama itu, suara itu dan kau
Dentingan suara indah karya Illahi
Cerita-cerita itu, surat terbuka itu
Tak bosan mata, telinga dan hati memaknai

Namamu dengan pena itu
Adalah wabah yang aku rindu
Setiap sisi dari senyum itu
Ya hanya itu, cukup bagiku merangkai kalbu

Langit jingga boleh berseri, matahari pasti terbit kembali
Bulan boleh jadi malu lagi dan siang akan semu lagi
Tapi  fragmen ini, jangan kau ragukan lagi
Pemilik itu hanya satu, namamu, senyum mu dan kamu.
III
(11-12-14 garut)
Sebelum fajar baru terbit dan bersinar
Menyelami gelapnya bulan yang lalu
Adakah kita mensyukuri sang rembulan?
Yang diterangi malam tanpa kita rasakan.

Alunan musik apa yang akan hadir?
Alunan sajak orang jatuh cinta?
Alatmusik rusak yang tidak bersuara?
Kau, tak perlu mengerti.

Inilah kita, manusia pertiwi
Lihat jendela, bersemi puisi
Maukah kau buatkan sebuah memori?
Aku bertanya padamu  ....
IV
(11-12-14 garut)
Siang belum menjadi senja
Meramu matahari belum ada
Desember hari ini kau ada nama
Memori duabelas sudah terasa

Duabelas yang lalu aku tak tau
Estetika dan puisimu
Simpan saja dulu suaramu
Indah detik itu ada pada pikiranku

Kamu tau Desember pasti melaju
Dari tempat suara musik dangdut bersatu
Di kampung naga matahari menjadi ....
Biar kau isi saja sendiri

V
(11-12-14)
Adakah rembulan disana?
Samakah dengan disini?
Aku hanya bertanya padamu
Perempuan bernama ....

Simpan saja dulu semua
Aku tak mau satupun baca
Kecuali kau, sang pemilik nama
Yang aku sebut dalam malam raya

Kau boleh hitung detik
Melaju ia jadi menit
Berjam, lalu berhari dan minggu
Aku akan ada, tetap memangku katana
VI
(11-12-14 Ciamis)
Kemana arah aku melihat?
Apa sama dengan dua mata mu?
Siang dan malam apakah itu bersatu?
Aku bertanya pada seorang perempuan bernama....

Hidup ada satu
matipun hanya ada satu
bumi juga satu
kaupun cukup sama.

Puisi ini ingin mengucap milad
Berharap kau menikmati setiap parade
Membuat sebuah kalimat baris
Tentang tanggal yang terulang menjadi  berarti.
VII
(setiabudhi 12-12-14)
Sudahkah svarna  itu kau ucap?
Sebuah syukur untuk Nya akan waktu
Sebuah tanda kau adalah hambaNya
Mempertegas mu sebagai kesayanganNya

Kau boleh berlari, berdiksi dan berpuisi
Yang lain boleh mencaci
Tapi kami  tak mungkin berhenti mengagumi
Coretan dari seorang ....

Bermain dengan cerita-cerita
Berlari dengan langkah-langkah
Berdoa dengan rintik-rintik
Itulah kau yang aku tau.

VII
(Ngamprah 12-12-14)
Malam ini, bumi diselimuti lagi
Sesuai dengan firman-Nya, pemilik bumi
Malam ini, aku akan akhiri
Puisi tak tau arah dari kemarin pagi

Bumi adalah tempatmu berpijak
Bersama tanah dan api, berikut angin
Ingat dan rasakan setiap kemahaanNya
Agar kelak kau mampu menjawab terjal riwayat hidup

Angka-angka itu, kau tau itu  cerita hidupmu
Tempat-tempat itu, saksi aku bermain alam biru
Titik-titik itu, adalah nama sang pemilik buku
Kau pasti tau itu. Akhiri saja dengan tutup buku.

Selasa, 26 Agustus 2014

munking memang benar


Mungkin memang benar, kau tau?! Kali ini aku memang merindukanmu. Di setiap loncatan fantasi liar itu, disetiap aliran nadi yang memainkan dentingan senyum manismu, ya aku merindukanmu. Kau tak seharusnya sejauh itu kan?! Ayolah manis, kita tak sejauh itu kan?! Ya aku tau, aku hanya terkurung oleh ruang dan waktu yang selalu berjalan beriringan setiap saat, kau bisa lihat begitu romantisnya mereka berdua. Hey perempuan manis! Kau tau, nampaknya aku tak menginginkanmu! Lebih dari itu, aku merindukanmu. Cukuplah bertemu sejenak untuk nantinya berpisah dan mengatakan
“aku duluan ya!”
Ya! Aku dan kamu memang sejalan, namun tak beriringan.
Kau tau? Aku seperti kehilangan sebuah not dalam tangga nada yang selama ini aku susun ketika aku tak melihat kehadiranmu. Aku seperti sang biru yang merindukan hadirnya sang merah, berbeda namun begitu sama. Kehadiranmu memang malapetaka bagiku, kau tau?! Karena setelah aku bertemu denganmu, aku tau, aku kan berpisah lagi dengan kalimat yang mungkin tak jauh dari kata
“aku duluan ya!”
Gila!
Mungkin benar  tentang cerita klasik itu. Hey perempuan! Nampaknya aku benar-benar mulai menjadikanmu bagian dari fragmen indah dalam kehidupanku, not dalam setiap dentingan lagu-lagu  lawasku dan juga mungkin, catatan manis dalam hidupku.  
“heh kemana aja kamu?”
Mungkin itu satu-satunya kalimat sambutan dariku untukmu.
Mengertilah, ini tak segampang menceritakan kembali Perang Sekigahara atau seperti melantunkan ulang sajak-sajak indah yang penuh kata merayu, jelas tidak! Ini pun tak serumit menjelaskan pengertian teori-teori yang sudah menumpuk (untuk kembali lupa) dalam otakku, ya ini sederhana.
“hey kemana aja kamu?”
Mungkin itu adalah kata lain dari:
“aku merindukanmu.”
Aku mungkin akui, aku ibarat orang keras dari bagian timur yang penuh tatapan mengintimidasi, tapi kau harus tau, tatapan matamu, setiap kalimat itu,
Nyaris membuatku lebih tidak waras dari biasanya.
Mungkin, ini fragmen palsu sementara, mungkin juga memang ditakdirkan menyiksa. mungkin ini sejenis cerita lompatan perasaan remaja, mungkin juga tak sesederhana yang aku duga. Aku memang merindukanmu, tatapan penuh ancaman, wajah yang selalu ceria (meski mungkin ada masalah besar yang kau sembunyikan), dan mungkin obrolan “dunia” yang agak terasing yang hanya dimengerti oleh sebagian dari “kita”.
Aku tak tau cara mengakhirinya.

Ini adalah rangkaian mekar bunga, sayangku
Juli, september dan desember pasti melaju
Aku hanyalah secercah cinta yang bisu
Hidup menanti mekar dan tumbuh lalu layu
  -Sajak 12 Desember 2012-

Kamis, 31 Juli 2014

Sejarah 1

didasarai atas perkumpulan dengan teman2 SD Hikmah Teladan

Sejarah, sebuah pelajaran masa SD,SMP dan SMA/sederajat, sebuah pelajaran yang membahas aneka kejadian masa lalu, singkatnya begitu. pelajaran yang cukup melegenda ini terkadang menjadi sebuah momok menakutkan bagi pelajar, tak jarang mereka mengeluhkan pelajaran Sejarah dan menganggapnya tidak penting. Mata Pelajaran Sejarah memiliki begitu banyak masalah, ada yang bilang "susah move on" atau "untuk apa ingat-ingat masa lalu, toh kita tidak bisa kembali kesana?", ada juga yang bertanya "apa gunanya menghapal sejarah?" dll. problem yang mungkin pernah kita rasakan. Saya melihat, pertama, banyak sekolah yang menganggap pelajaran sejarah adalah pelajaran yang sepele, di sekolah saya dulu misalnya, pelajaran Sejarah diajar oleh sarjana Ekonomi. tidak bermaksud meremehkan intelektualitas, tapi bukankah lebih baik bahkan sangat bagus ketika yang mengajarnyanya adalah lulusan Sejarah, lebih-lebih Pendidikan Sejarah. di Sejarah sendiri, kita lebih sering di cekoki untuk ''HAFALKAN! besok ibu/bapak tanya.", itu membuat (bagi saya yang pernah merasakan)siswa merasa bosan dan berpikir "memang apa pentingnya hapalan ini atau itu? nothing gonna change my life!", padahal intinya agar kita tidak terjebak pada kesalahan yang sama dengan pendahulu-pendahulu kita. (dan lihat bagai mana Korupsi jaman VOC kembali pada masa sekarang.) itu adalah poin kedua. ketiga, dari semua itu akan menghasilkan efek dimana siswa tidak akan bersemangat belajar sejarah, sungguh ironis. tak jarang, siswa mengatakan bahwa pelajaran sejarah adalah salah satu pelajaran paling membosankan, membingunkan dan tidak ada gunanya. ini saya alami dari beberapa cerita teman-teman saya. saya menyarankan, agar sekolah-sekolah tidak melakukan hal-hal diatas.

"Apa pentingnya pelajaran Sejarah?" sebuah pertanyaan lawas yang cukup menusuk hati para sejarahwan, Pendidik/guru Sejarah atau pencinta Sejarah. jika memang sejarah adalah pelajaran yang tidak penting, mengapa Sultan Al-Fatih mempelajarinya dan bahkan menjadi salah satu tokoh besar? atau mengapa putra mahkota Kekaisaran Jepang, Naruhito mengambil gelar Sarjana dan Master pada Bidang Sejarah? Soekarno juga menyatakan "JAS MERAH". Hideyoshi, sang Taikou mencintai Sejarah. ada apa dengan Sejarah? bagi saya inti dari sejarah adalah, belajar dari prosesnya untuk tidak mengulangi yang buruk dan bisa termotivasi dalam hal yang baiknya. simple. juga berusaha agar lebih bijak, karena dalam sejarah, subjektifitas sangat tinggi dan saling menghargai adalah penting.

mungkin sekian dulu





Minggu, 15 Juni 2014

BARANGANTIK: Barudak Angkatan Tigabelas Bermusik

BARANGANTIK: Barudak Angkatan Tigabelas Bermusik adalah sebuah wadah bermusik bagi angkatan 2013 Pendidikan Sejarah FPIPS UPI tanpa terikat Himpunan. semua musik adalah legal di sini, dari mulai Metalhead samapi kasidahan diperbolehkan, selama masih dalam nilai dan norma.didirikan atas keinginan angkatan untuk memiliki wadah bermusik. sudah diketahui ketua angkatan, divisi seni dan orang tua(penulis). pemain adalah anak-anak angkatan 2013 Pendidikan Sejarah UPI, tempat tampil kemungkinan di acara Himpunan, Fakultas, Universitas dan lebih syukur lagi di luar itu seperti Cafe dll


Profil:
Nama: BARANGANTIK: Barudak Angkatan Tigabelas Bermusik
Type: kelompok musik/band bongkar pasang


Sabtu, 10 Mei 2014

catatan baru 1

     19 tahun saya hidup di muka bumi, dengan semua dinamika yang ada, dengan semua gelombangnya. belum semuanya saya rasakan memang , karena hidup yang singkat ini terlalu luas untuk saya arungi. dalam perjalanannya, banyak yang terjadi. Ketika pertama kali menggunakan baju Putih Merah, Ibu melepas anaknya yang (belakangan ini diketahui) disgrafia dan agak autis ini ke SD-IT Hikmah Teladan. berbekal IQ128. saya mulai perjalan menjadi siswa untuk pertama kali. ketidak mampuan menyebut huruf K,G dan NG menjadi ciri khas tersendiri, belum lagi tulisan yang super butut menjadi citra seorang Faika.

     Waktu bergulir. aku sudah kelas 5. Alhamdulillah saya hafal juz  30 dan juga sebentar lagi akan melepas masa seragam putih merah ke putih biru. ada sebuah suasan yang saya rindukan dan tak lagi aku temukan. diputarnya lantunan ayat suci dan lagu-lagu nasyid di jam 7-8 pagi. menyejukan. mungkin agak lebay, tapi lafang kalau di SD sedang disetel lagu "ya Rasulullah-Raihan", kadang saya suka menangis(dengan resiko dikatai Cengeng atau apapun). sebuah kerinduan yang mendalam. guru disana mengajarkan bahwa kalau jika kita beretemu Rasulullah maka hidup kita begitu indah, persis lirik lagu tersebut

Alangkah indahnya hidup ini
Andai dapat ku tatap wajahmu
kan pasti mengalir mataku 
kerana pancaran ketenanganmu


jadi memang agak mendalam lagunya.

     Masuk ke putih biru. dunia yang baru MTs Asih Putera. sebuah sekolah luas terpencil di Cihanjuang atau Cimahi Utara. disini tidak ada lagi suara lantunan ayat di speaker pada pagi hari. yang ada kamilah yang membaca ayat suci tersebut dan sanalah aku mulai malas. ya aku juga manusia. kesembuhan dalam menyebut K,G dan NG sudah teratasi sangat lama dan kali ini saya berkenalan dengan pacaran dan The Beatles plus seorang Gibrant. Teman berambut Beatles.

     Tidak banyak cerita yang ada. saya tau-tau lulus. dengan status Jomblo!mengenaskan? jelas! Dengan NEM yang kecil juga saya gagal menembus SMAN 1 dan SMAN 5, khususnya SMAN 3 cimahi yang sudah ditunggu teman ibu. namun sayang tuhan berkehendak lain. Aku terdampar di MA MT Asih Putera. sekolah baru, bangunan lama. hidup semakin liar, tak terkendali terkadang malas mandi(sudah dari dulu). Singkat Cerita saya masuk dan memilih kelas 2 IPS sebagai jurusan saya. ibu jelas agak tidak setuju. ayah sangat setuju. meski dia tau bahwa buku-buku Kimianya tak akan saya baca. alhamdulillah 10 besar! mengingat masa kelas 10 saya selalu ada di jurang degradasi(3 bawah).

     Akhirnya masa kelas 3 pun tiba. saya terkenal sebagai The Sleepers. tidur adalah jati diri! namun guru tak mampu menegur, kenapa? karena nilai saya selalu ada di 3 besar. Sosiologi saya pernah yang terbesar, Sejarah saya selalu yang terbesar, Geografi gak pernah remedial. Ekonomi tak mengecewakan. akutansi jelas hancur. Masa Ujian Nasional dimulai, saya bangga bahwa saya tidak mencontek sama sekali! nilai Sosiology tertinggi berkat pelajaran tambahan di Tridaya dan tertidur di semua pelajaran di Asih Putera.

     Singkat cerita, saya masuk pilihan 3 di Pendidikan Sejarah UPI. ayah senang mesik ibu agak prihatin mengingat itu adalah tempat kuliahan mereka dan disinilah tulisan ini akan berlanjut karena ini adalahbagian masa kini saya.

    Tapi! dalam perjalanan itu saya selalu mencoba mencari sebuah ketenangan. apa itu saya bahas nanti :D



Sabtu, 03 Mei 2014

dialetika? bukan ini hanya monolog.

"didedikasikan untuk semua yang juga sedang "GILA" "

Di tengah desakan tugas dan sesaknya rak buku, nampaknya bayanganmu kembali datang. sudah lama tak mengunjungi tempat kosong bernama "perasaan yang gila" atau teman-temanku menyebutnya cinta. beberapa waktu yang lalu Chelsea FC terdengar meraung lebih keras dari pada suara mu yang mungkin sudah mencapai tahap lelah untuk meneriakan agar manusia goblok pemilik blog ini kembali ke jalan yang benar. maaf.

sambil melihat kearah 6 senar yang setiap hari aku petik dengan jari-jari tanganku, aku selalu mencari bayangan yang kongkrit tentangmu. bukan tentang seberapa cantiknya fisik ciptaan tuhan yang dititipkan padamu itu. aku berbicara soal betapa utopisnya aku jika mengharapkan mahluk seperti mu mau dan menerima orang sepertiku yang bahkan sudah diluar batas "ANEH". namun terdapat masalah, masalahnya adalah: apakah ini aku lakukan untukmu atau untuk Dia?. sangat tidak etis jika ini dilakukan untukmu. bukankah masa-masa (S)MA aku (mungkin juga kamu) diajarkan untuk Mardotilah? kalau ini aku lakukan untukmu,nantinya ini cuman "startegi" yang akan menuhankan kamu yang hanya seorang manusia.

 Mungkin dulu kita adalah tetangga sebelah, yang juga mungkin sering bentrok. harap maklum, namanya juga tetangga. :D. ya di antara paraunya suara klakson mobil dan motor Cihanjuan, yang dulu sering aku maki dengan perkataan GOBLOK atau ANJING(atau makian lainya), mungkin ada suara klaksonmu. yang jalur pulangnya diganggu oleh sekolah Kapitalis Mekkah yang menjual nama agama untuk uang dalam rekening bank. maaf.

kalau kau lihat isi kamarku, mungkin kau akan berpikir sesuatu tentang negeri matahari terbit yang menurut buku pelajaran adalah mantan penjajah. oh ya, aku masih ingat suara "BBm" yang menyarankan aku agar menggunakan bahasa Sunda dalam BBM-an, ya aku tidak mengubrisnya. ayolah kau mengertikan!?

Dialetika. tentu saja ini bukan itu. mengertikan!? ya saya pikir Mahasiswi berprestasi sepertimu mengerti maksudku. kalaupun tidak, itu lebih ke salahan saya yang perbendaharaan katanya sedikit. tapi kalau aku pikir, love always standing like a small tree and do like a stronger bee. munking itulah yang kali ini aku coba sangkal, meski akhirnya aku akui semuanya. 

lagu Kasih dari Ermy Kulit mungkin bisa menjelaskan semuanya. coba saja dengar dan resapi. meski tetap jangan lupa untuk mempertahankan budaya Iqra-mu. ya sesekali saja deh. 

we are live in the paradise nation. altought your mind and i are different. ideology or maybe Ism, but at all, i just want to tell that my teacher told me, he said that all people have their own charm. your charm is your ideology. keep it 

 


Senin, 24 Maret 2014

Ijinkan aku menanggapinya.

dari Faika Muhammad Aulia Unsulangi
untuk Desi Darmayanti

Malam ini gelapya des! Maaf jika sebelumnya aku adalah bagian dari kaum kepo yang mempertanyakan surat terbukamu, sekali lagi maaf, aku memang lelaki yang goblok!, tapi ini, untuk kesekian kalinya aku berpikir bahwa "tidak salah memasukanmu dalam salah satu tema blog-ku", jauh sebelum surat terbuka mu itu. Saya pribadi merasa cukup hina saat membaca blogmu, dalam hal ini yang saya maksud adalah sudah berapa lama aku siakan keberadaan orang botak dengan jenggot tipis berttinggi 177cm itu dirumahku, aku mungkin membangkangnya, kadang, dia tak lebih penting dari tugas UPIku, tapi terimakasih banyak Desi, you just an awesome girl!

Malam ini gelap ya des! tulisan ini tidak berniat mewakili ayahmu, karena aku memang bukan ayahmu, biarlah dia yang akan membalasnya lewat cinta kasih dari sang Maha Penguasa , tapi Sist! aku hanya mencoba untuk masuk dalam perasaan yang aku belum rasakan dan pasti akan aku rasakan nanti(yang mungkin aku belum siap), dan aku pikir tulisanmu cukup untuk membuat aku termenung soal Ayah, ya terimakasih Tuhan aku masih memiliknya, baiklah bukan berniat sombong tapi sekali lagi terimakasih banyak, kau mengajariku arti seorang ayah.

Malam ini gelap ya des! andai ini bukan ruang tamu, mungkin aku sedikit ingin menangis, aku bisa bedakan mana tulisan dari hati mana tulisan asal jadi, dan kau menciptakannya dari hati yang terdalam. dalam pengamatanku, awalnya kau adalah perempuan biasa tukang tulis di Fanfiction, yang aku tidak sadari, you just an awesome writer, tulisanmu cukup membuat setiap dalam rongga hidupku terdiam, menemani dan memberi efek istirhat pada otaku yang agaknya mulai tidak waras dengan soal UTS SPI, tulisanmu, lebih dari sekedar Surat, tulisanmu itu cantik, secantik ia yang merasakan.

Malam ini gelap ya Des! jika kau merasakan kesepian malam ini, mungkin aku tidak bisa kesana untuk menghiburmu, menyanyikan lagu Avenged Sevenfold untukmu, atau membawa Ariella, Citra, Adinda dan Dwi kesana maupun si Breee, tapi detik ini aku siap menemanimu, sebisa yang aku mampu, tidak mengunjungi rumahmu, mungkin aku bisa mendoakanmu semoga beasiswamu lancar atau apapun, ya sebisa yang aku mampu.

Malam ini gelap ya Des! Tsukuyomi sedang menemaniku saat ini, Amaterasu mungkin sedang tidur tenang dan di saat yang sama setiap alur pikirku sedang mengamati setiap tulisan suratmu, guruku pernah berkata "setiap orang punya pesonanya masing-masing", dan kau tau Tulisanmu, setiap paragraf dan kalimat yang kau bentuk, setiap sususan titik-koma yang kau buat mungkin salah satunya, maksudku itu adalah salah satu pesonamu.

Malam ini gelap ya Des! there's a place is i remmeber in my life i love u all, coba dengarkan musik the beatles itu, setiap petikan liriknya adalah(mungkin) lara yang sama dengan yang kau rasakan, John Lennon memang bajingan dan bisa membuat lirik itu, tapi mungkin Desi Darmayanti tak butuh untuk menjadi itu, kau sudah lahir dengan cara seperti ini.

Malam ini gelap ya Des! besok mungkin kuliah, aku UTS dan kamu entahlah, tap aku harap kau tidak bersedih terlalu lama, dan aku pikir memang demikian, kau adalah bagian dari perempuan kuat, dalam hal mental. kalau aku, tak menjamin aku siap!

Malam semakin gelap Des! melati selalu tumbuh dalam keadaan apapun, dia indah seperti bunga Sakura untuk orang jepang, menawan cantik dan bersih, nah jadilah melati meski nampaknya kau sudah melakukannya, aku saja yang agak telat tau ya aku memang begitu

Malam semakin gelap Des! terakhir, sampaikan pada beliau, bahwa anaknya begitu hebat, yang kedua dalam urutan anaknya aku khususkan. sampaikan juga doaku untuknya, dari dan bersumber dari suratmu, your father is the great father.

kau tumbuh dia antara belukar berduri
-Dian Pramana Poetra-

melelahkan :)

Selasa, 11 Maret 2014

Cermin Masa Lalu

Cermin Masa Lalu
Oleh: Faika M.A Unsulangi

Kadang manusia merindukan masa lalunya, terlebih yang masa lalunya hidup begitu indah, dibalut kesenangan dan dipertegas kebebasan, seperti contoh: mereka yang kali ini dipenjara, mereka sekarang terikat dalam sebuah sel kecil, kotor, bau dan hina, memang tak semua narapidana(hanya bagi mereka yang miskin uang), namun anggap saja semuanya, di masa lalunya, saat mereka adalah kumpulan manusia bebas, mereka pasti meridukannya, ataupun mereka yang dulunya adalah seorang yang saleh, hidupnya begitu putih dan penuh kebijkasanaan dan sekarang harus meringkus dalam balutan kesesatan yang sulit untuk di lepaskan, terlebih, mereka yang sudah masuk jauh kedalam jurang kehancuran. maaf bukan saya.

Manusia seyogya-nya adalah mahluk yang selalu berpikir dengan akal sehatnya, merasakan dengan hatinya dan juga senantiasa berubah, kenapa?, sebab selama manusia berpikir ia senantiasa berubah, sesuai dengan apa yang ia pikirkan, apa yang ia baca, apa yang ia tau, manusia pasti akan berubah, dia dinamis, sama seperti saya, dia, mereka, kita dan lain-lain, namun kadang proses berpikir yang membuat seseorang berubah malah membuat ia jauh lebih buruk dari sebelumnya, lebih hina, ironis dan tak jarang membuatnya hidup sia-sia, dalam novel berjudul Musashi karya Eiji Yoshikawa, Musashi mengatakan bahwa "jangan lakukan hal yang akan kau sesali", apa maksudnya? bukankah penyesalan datang terakhir?(ditanyakan juga oleh kaka tingkat), menurut interpretasi saya yang dimaksud "jangan lakukan hal yang akan kau sesali" ialah "berpikir jauh lah sebelum bertidak."bukan berarti tidak mengambil resiko dan akhirnya mundur, tapi selalu menggunakan pertimbangan. meniru samurai mungkin sulit namun, tak ada salahnya berguru dari seorang Musashi atas pernyataannya itu, kembali ke masalah masa lalu, sebelum kau membuat hari ini menjadi masa lalu dan membuat masa depan adalah hari ini, pikirkanlah. hidup buka PES yang bisa kau atur ulang. belajarlah dari masa lalu karena kau hidup dimasa depan.

Minggu, 02 Maret 2014

2 bunga langka


2 Bunga Langka
By:Faika M.A Unsulangi

Agaknya sulit dimenegerti, di zaman yang sinting ini, dimana angin perubahan hanyalah suatu ucapan, dimana kesamaan begitu diagungkan, ternyata masih ada dan nyata, mereka 2 bunga langka, yang tumbuh ibarat sakura dan melati yang membuat semua terlihat indah tanpa perlu memperlihatkan “keindahan” mereka yang menurut kaum bangsat itu definisikan, biarlah kalian bersemi tanpa perlu ketakutan dilindas zaman, air akan mengikuti setiap tempat kalian berdiri tegak, seperti permata yang hidup. 
Kau terlihat indah bunga sakura, melintasi setiap bait dalam mimpi bahwa aku ingin melihatmu bersama seekor gagak hitam yang mencoba membawamu, kau adalah keindahan tersendiri wahai bunga sakuraku, yang mengisi setiap rongga dalam nafas pikiranku,mempermainkan akal sehat yang terus kau rasuki dengan indahnya mekarmu, untukmu secercah harapanku, yang tumbuh tegar dalam bayangan hitam kebebasan,aku yakin kau bisa bertahan dari rayuan simponi naif bernama pertanyaan tidak penting yang terlalu kritis (atau mungkin goblok) dalam indahnya mekar sakuramu,  mengertilah bunga kebangaan, aku akan hidup dinamis dalam balutan pengaruh putihmu yang suatu saat nanti merubah sang gagak hitam, dalam nyata dan bukan fiksi belaka, kaulah, satu-satunya sekuntum bunga yang mampu mengubah pemikiran bengis seorang samurai tanpa etika menuju hidup beragama, kau seperti sebuah bukti keindahaan ciptaan Tuhan yang berbicara dalam bahasa yang aku mnegerti, meski sesungguhnya aku tak mampu mengerti bahasa dan caramu, alasanmu dan jiwamu yang terlalu indah, dalam senyum, tawa, bahkan dalam nada cemberut diskusimu. teruntuk bunga sakuraku, Karl Marx mengatakan "agama hanyalah candu masyarakat", tapi berkat pengaruhmu juga, aku tidak demikian. mungkin aku adalah jebolan sekolah agama yang sesat, bermain dalam dentingan nada yang dikatakan sebagai "para pemuja setan" meski sesungguhnya aku mengakui keberadaan surga dan neraka juga keesaan tuhan. Untukmu manisku, kau begitu mempesona, setajam Katana, Seindah Sakura. 

Untukmu melati rebutan mereka, yang hadir dan mekar dalam relief fiksi, tapi kau nyata, tumbuh manis dalam suasana tragis dan sadis, berusaha untuk tidak telrhilat miris dan menjadi aktor dalam bahasa puisi indah di muka bumi, juga hadir dalam suasana misteri, kau manis melati putih, indah dalam kata, lembut dalam pola, selalu menemani hujan rintik yang tak akan aku lupakan, aku tak dibalut asmara denganmu, sampai detik ini (entah nanti), aku hanya berbisik, bola basket lebih baik, dalam hal ini, kau inspirasi nyata dan hadir layaknya sesosok mahluk indah dan dekat dengan aku bersemayam, sosokmu jelas bunga melati dari tempat masa lalu, kau selalu menambah syukur dalam hidupku, menemani hati temanku dalam keterpurukan, kau adalah pengaruh yang lembut, ibarat palu dan arit dalam pemikiran kaum kiri, kau mampu merasuki kami, yang mengagumimu, dunia ini sadis temanku, kucuran air bernama uang yang kami kucurkan memang tak sepenuhnya disiram kepadamu, tapi percayalah, hujan akan turun menemanimu, membiarkanmu tumbuh subur dalam pekatnya kehidupanmu, tulislah semua ceritamu, agar aku bisa merefleksikan setiap kehidupanku, berpuisilah wahai melati langka, sebab tak ada badai menghalangimu, kau memang bunga yang indah, dan menjadi kebanggan bagi dia yang mungkin sedang melihatmu dalam rumah keabadian.

teruntuk kalian bunga-bunga langka, bersemilah, dalam hidup yang ironis ini, dalam neraca yang tidak seimbang ini, aku, kita, kami dan mereka yang setuju akan menjagamu, dan kalian pasti tau, Ia tak pernah tertidur layaknya aku.

All you need is love and respect

Jumat, 14 Februari 2014

Agama, Kuliah dan Uang.

-Uang tidak pernah membuat manusia bahagia. Uang tidak ada bersifat untuk menghasilkan kebahagaiaan. Semakin seseorang memilikinya, semakin dia menginginkannya -Benjamin Franklin-
 ________________________________________

     kembali masalah kampus sendiri, sepertinya saya selalu menemukan masalah di setiap tempat saya belajar, di Madrasah Aliyah dulu, dan sekarang di kuliahan, masalahnya tak lebih adalah acara Tuttorial, oke sih, Tuttorial ini bertujuan memberikan PEMAHAMAN DALAM BERAGAMA, seperti kuliah duha, ceramah dll, tapi masalahnya ialah, mereka mewajibkan kita untuk MEMBAYAR! sekali lagi, MEMBAYAR sebesar uang yakni 30.000, mungkin sih memang terlihat kecil buat mereka, tapi buat saya? uang gak ngucur gampang kaya air, akan ada uang yang digeser untuk acara ini, trus ukt saya yang 5.350000 kemana dan buat apa saja? apa gak cukup untuk membayar segitu uang buat tutorial, belum lagi kami masih ingat "lagu lama" soal dikemanakan uang sumbangan suka rela kami untuk teman kami yang gak punya uang cukup, ujung-ujungnya malah sempat diancam cuti paksa, melihat dari situ, wajar saja, saya dan teman-teman meragukan uang 30.000 itu, belum lagi dampaknya bahwa ini akan membuat kita tidak ikhlas menjalankan tutorrial ini, sudah mengambil waktu, uangpun di ambil, sayangnya ini juga adalah dalih untuk matakuliah PAI. yang seharusnya tidak mengeluarkan uang banyak, toh tuhan tidak melihat seberapa besar uangmu, ya kan?  kita juga gak harus ngeluarin uang banyak buat mencari kebenaran.

intinya aku kecewa berat, mereka seperti memperteli isi kantong kami dan orangtua, masuk dan jadi Mahasiswa UPI aja susah, eh sudah masuk, dipersusah..

saya sangat senang bila dibetulkan


I M JUST THE MAN WHO ANGRY!


Sabtu, 08 Februari 2014

thunderstruck

     mungkin matahari lagi mabok hari ini, atau langit yang masih "tunduh" tapi hari ini masih cerah, secerah aku yang berjalan, ditemani lagu Heartbreaker dari Led Zeppelin yang begitu liar, dilanjut dengan thunderstruck-nya AC/DC, dan saat yang sama juga ada orang yang melintas, oke perempuan, tidak di jalan di depan saya, just walking arround in my head, my brain, emang gak nyambung antara thunderstruck sama perempuan itu, siapa dia? tebak sendiri siapa dia, yang pasti ini bukan situasi galau seperti yang kebanyakan orang rasakan, ini situasi dimana saya ingin membicarakan yang sesungguhnya, namun waktunya belum tepat, lagunya udah ganti ke Kashmir-led Zeppelin


Oh let the sun beat down Upon my face, stars will fills my dreams
Im a traveler of both time and space, to be where i have been
-Kashmir(Led Zeppelin)-

yah Let the sun beat down upon my face, kaki ini masih melangkah ke arah fakultas cungkring bernama FPIPS, dan entah mengapa juga saya berharap saya tidak bertemu dengan anak itu,  sayangnya, di jalan menuju fakultas justru, disana aku berjalan persis dibelakang sesosok kireihito, baiklah aku pikir saya lebih baik menggagetkannya, sudah lama sejak awal pra-kuliah, diawal anak ini tak lebih dari murid tetangga sebelah MA saya, yang kalo derby, akan menghasilkan derby sekelas derby London Utara, inilah Derby CIMAHI UTARA, antara negeri lawan swasta, tergantung lomba, kalo basket, saya pun mengakui sekolahnya uuuu, rajanya cimahi, tilawah? jangan harap! oh iya sampe mana tad, ya hanya saja semua berubah saat...ya suatu saat lah, and you know its like a thunderstruck!

ngomong-ngomong soal ceritanya, ini agak sama dengan mas D.N Akbar di sebelah, agak beda dikit sih

selamat malam cimahi tengah.
  




Minggu, 02 Februari 2014

ya Soekarno masih hidup! tapi...

menanggapi blog temanku  :http://zhr-izza.blogspot.com/2014/01/soekarno-masih-hidup.html

dikhususkan bagi temanku yang mendengar dan mereka yang percaya  ini:

sebelumnya: JAS MERAH(jangan sekali-kali melupakan sejarah)-soekarno-

     Dr.(HC) Ir. Soekarno, yah seorang proklamator, legenda negeri Indonesia yang (sangat) dirindukan oleh bangsa Indonesia, beliau sudah mangkat 44 tahun yang lalu, manusia langka ini adalah seorang insinyur, Politikus. dia juga salah seorang yang setuju Marxist dan menciptakan sebuah paham yaitu marhaenisme, NASAKOM pun masih gagasannnya, sayang NASAKOM dianggap sebagai salah satu "gol bunuh diri" Soekarno, yang pada akhirnya lengser setelah adanya kejadian G30S yang dipercaya dilakukan oleh PKI (partai komunis indonesia), setelah beliau turun tahta dan meninggal, indonesia seakan kehilangan sosok karismatik yang dipercaya, sekalipun Soekarno tak bisa dianggap "bersih" tapi harus diakui bahwa Soekarno menjadi "The Special One" bagi bangsa ini, sangking rindunya sebagian orang mempercayai bahwa dia masih hidup, yep Soekarno still alive! bahkan sebagian orang itu menganggap soekarno memiliki harta yang luar biasa banyak hingga bisa dibagikan 2 milyar, uuu tapi sayang soekarno baru mau keluar setelah dolar mencapai 15000, cerita yang bagus! sayang nya bagi saya cerita ini terlalu mentah!, atau bisa dibilang ngarang!, maaf bagi yang mempercayainya, saya tidak!

     Soekarno memang masih hidup, tapi dalam artian hidup dalam jiwa dan bangsa, dia akan selalu dikenang, oleh siapapun, kawan maupun lawan, ya dia masih hidup... tapi boy, bukan dalam artian hidup sebenarnya, kenapa saya tidak percaya? karena tidak ada bukti, pun kalau soekarno masih hidup, kenapa beliau tidak keluar pada tahun 1998, lalu membersihkan namanya? kenapa harus sembunyi? bukankah ia dicintai? atau kenapa harus menunggu rupiah menjadi 15.000 per 1 dolar, kalau bangsa ini sudah kewalahan sekarang? terlalu tidak logis dan aneh bagi saya, dan juga tidak ada lagi faktor pendukung yang membuat saya percaya, mengapa harus ditutupi?


     baik singkatnya, saya tidak percaya kalau Soekarno masih hidup, dari hitungan usia maupun bukti, kita boleh rindu pada sosoknya namun bukan berarti mengungkit dia dan membuat ia hidup kembali, jiwanya, pemikirannya akan selalu hidup, tapi raganya sudah bersatu, kembali ke awal yaitu tanah. hidupkan lah Soekarno bukan dengan membuat cerita yang aneh, tapi hidupkan dengan cara mencintai bangsa ini, Nasionalisme, Agama dan persamaan derajat rakyat di mata negara, singkatnya menjadi indonesia tanpa perlu extreme atau berlebihan, nanti jadinya Chauvinism/Sauvinisme.

ngomong-ngomong soal kutipan mu
"Yaa, Pak. Kata gue juga apa, namanya juga sejarah, sudah berlalu, lampau, basi banget. Jadi yang hilang biarin hilang, yang pergi biarin pergi. Live must go on, kan?" 
hati-hati gak semua anak sejarah nerima digituin, kita bicarakan nanti ya. setelah lulus ESBEEMPETEEN dan bisa move on. oke :D!

dan ingat SEJARAH ADALAH MATA PELAJARAN YANG DIUJIAANKAN DI SBMPTN DAN USM UPI! waspadalah! waspadalah! waspadalah!

bulan sudah terlalu tinggi!